ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA
Tn. K KHUSUSNYA PADA Ny. M
DENGAN MASALAH UTAMA
KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI RT 01 RW 04
DS.LAMUK, KEC. KALIWIRO
KAB. WONOSOBO
I.
PENGKAJIAN
Hari/ tanggal :Sabtu, 23 Desember 2015
Waktu :10.30 s.d. 11.30 WIB
Tempat :Rumah
Tn. K
A.
Identitas Umum
1.
Identitas Kepala Keluarga
Nama Kepala
Keluarga : Tn. K
Umur :65 Tahun
Agama :Islam
Suku :Jawa
Pendidikan :SMP
Pekerjaan :Swasta
Alamat :Lamuk RT 01/RW 04
No Telepon :085329076311
2.
Komposisi Keluarga
|
No
|
Nama
|
Hubungan
dan kedudukan keluarga
|
Jenis
Kelamin
|
Usia
|
Pendidikan
|
Imunisasai
|
KB
|
|
1.
|
Tn.K
|
Suami
|
L
|
65th
|
SMP
|
|
|
|
2.
|
Ny.
S
|
Istri
|
P
|
59th
|
D
3
|
|
|
|
3.
|
Tn.
H
|
Anak
|
L
|
28th
|
SMK
|
|
|
|
4.
|
Ny.M
|
Menantu
|
P
|
24th
|
SMA
|
|
|
|
5.
|
Nn.H
|
Anak
|
P
|
23th
|
D
3
|
√
|
|
|
6.
|
An.C
|
Cucu
|
P
|
1,5th
|
-
|
√
|
|
3.
Genogram :
|
|
= Laki-laki
= Perempuan
= Perempuan yang bermasalah
=Tinggal serumah
4. Tipe
Keluarga
a. Jenis
tipe keluarga
Keluarga ini tergolong
dalam extended family dimana keluarga
inti ditambah nenek dan kakek.
b. Masalah
yang terjadi dengan tipe tersebut
Keluarga ini tinggal
dalam satu rumah sehingga akan dapat mempercepat penularan penyakit, jika salah
satu anggota keluarga menderita penyakit yang dapat menular.
5. Suku
Bangsa (Etnis)
c. Latar
belakang etnis keluarga atau anggota keluarga
Keluarga ini berbudaya
suku Jawa yang mempunyai anggapan bahwa
makan tidak makan asal kumpul.
d. Tempat
tinggal keluarga
Sebagian besar
masyarakat adalah etnis Jawa, masyarakat di area tempat tinggal keluarga Tn. K bersifat homogen.
e. Kegiatan-
kegiatan keagamaan, sosial, budaya, reaksi, pendidikan
Ada beberapa kegiatan
lingkungan yang masih berhubungan erat dengan nilai etnis diantaranya
selamatan, mitoni, mapati, selapanan.
f. Kebiasaan
diet dan berbusana
Ny. M menggunakan pola
berbusana modern dan keluarga yang tinggal satu rumah sudah berbusana modern,
diet keluarga menganut pola tradisional.
g. Struktur
kekuasaan keluarga tradisional atau modern
Pengambilan keputusan
adalah Tn.K.
h. Bahasa
yang digunakan dirumah
Bahasa yang digunakan
dirumah adalah bahasa Jawa, tidak ada hambatan komunikasi dalam keluarga
khususnya penggunaan bahasa.
i.
Penggunaan jasa-jasa
perawatan kesehatan keluarga dan praktisi
Menurut keterangan Tn.K jika ada anggota
keluarga yang sakit dibawa berobat ke tenaga kesehatan. Menurut anggota
keluarga, tidak ada masalah dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan.
6. Agama
dan Kepercayaan yang Mempengaruhi Kesehatan
j.
Apakah anggota keluarga
berbeda dalam praktik keyakinan beragama mereka?
Tidak, seluruh anggota
keluarga menganut agama Islam dan memiliki pandangan yang sama dalam praktik
keyakinan beragama.
k. Seberapa
aktif keluarga tersebut terlibat dalam kegiatan
agama atau organisasi keagamaan
Anggota keluarga aktif
dalam kegiatan keagamaan dilingkungan seperti tahlilan satu kali seminggu.
l.
Agama yang dianut oleh
kerluarga
Semua anggota keluarga
menganut agama Islam.
m. Kepercayaan-
kepercayaan dan nilai- nilai keagamaan yang dianut dalam kehidupan keluarga
terutama dalam hal kesehatan
Menurut anggota
keluarga bahwa penyakit adalah takdir yang digariskan oleh Allah dan akan
selalu mengupayakan kesembuhan. Tidak ada nilai- nilai keyakinan yang
bertentangan dengan kesehatan.
7. Status
Sosial Ekonomi Keluarga
Menurut pandangan
keluarga pandangan keluarganya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari- hari.
Selain suaminya yang bekerja Ny. M
juga bekerja sehingga total pendapatan + Rp. 7.500.000/ bulan.
Kebutuhan yang dikeluarkan meliputi kebutuhan sehari- hari, biaya kuliah 1 anak, biaya
susu untuk anak, listrik, air. Keluarga mempunyai televisi dan lemari es.
8. Aktivitas
Rekreasi Keluarga
Biasanya keluarga
melihat televisi bersama, kadang- kadang pergi bersama ke tempat rekreasi luar kota.
B.
Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Anak Ny. M berusia 1,5 tahun saat ini pada tahap balita
prasekolah
2. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tahap yang belum adalah tahap dengan anak sekolah dan sebentar lagi
mengikuti pendidikan anak dini, sehingga keluarga sudah memikirkan kearah sana.
C.
Riwayat Kesehatan Keluarga
1. Riwayat Keluarga sebelumnya
-
Riwayat keluarga
Tn.K sehat, tidak ada yang pernah menderita penyakit menurun dan menular
seperti Diabetes, Hipertensi, HIV/AIDS dan Hepatitis.
-
Riwayat keluarga
Ny. M Ibu dan Ayah serta saudara – saudaranya sehat, tidak ada yang menderita
asma.
2. Riwayat Kesehatan masing – masing Anggota Keluarga :
|
|
Nama
|
Umur
|
BB
|
Keadaan
Kesehatan
|
Imunisasi
(BCG,Polio,DPT,HB,Campak)
|
Masalah
Kesehatan
|
Tindakan
yang telah dilakukan
|
|
1.
|
Tn.
K
|
65
th
|
68
kg
|
Baik
|
|
|
|
|
2.
|
Ny.
S
|
49
th
|
55
kg
|
Baik
|
|
|
|
|
3.
|
Tn.
H
|
28
th
|
60
kg
|
Baik
|
|
|
|
|
4.
|
Ny.
M
|
24
th
|
58
kg
|
Baik
|
|
Resti
|
Konseling
kesehatan
|
|
5.
|
Nn.
H
|
23
th
|
50
kg
|
Baik
|
Lengkap
|
|
|
|
6.
|
An.C
|
1,5
th
|
12
kg
|
Baik
|
Lengkap
|
|
|
3.
Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan
Jika sakit keluarga Tn. K ke
Bidan atau Puskesmas
D. Pengkajian Lingkungan
1.
Karakteristik rumah
a.
Status rumah yang sedang ditinggali adalah milik kepala keluarga
b.
Denah Rumah
|
1
|
|
2
|
|
4
|
|
5
|
|
7
|
|
8
|
|
6
|
|
9
|
|
3
|
Keterangan :
|
1)
Teras
|
6)
Kamar
tidur
|
|
2)
Ruang
tamu
|
7)
Kamar
mandi
|
|
3)
Ruang
keluarga
|
8)
Dapur
|
|
4)
Ruang
makan
|
9)
Kamar
tidur
|
|
5)
Kamar
tidur
|
|
·
Rumah terdiri dari ruang tamu, 3 kamar tidur, dapur, kamar mandi, dibagian
depan rumah terdapat teras, penataan perabotan dalam rumah kurang rapi,
ventilasi dan penerangan cukup, lantai dari keramik, tembok permanen, kuat dan
dapat melindungi suhu dingin maupun gangguan keamanaan yang lain.
·
Dapur bersih tetapi penataan kurang tepat, sumber air bersih dari PDAM,
alat masak lengkap dan bersih karena setelah di pakai dicuci, tidak terdapat
alat pengaman kebakaran. Penempatan alat – alat tidak terjangkau anak kecil
sehingga tidak membahayakan.
·
Peralatan mandi lengkap dan setiap anggota keluarga memiliki peralatan
mandi tersendiri, bak mandi dikuras 1 kali seminggu
·
Kamar tidur dihuni 2 orang, privasi orang
yang ada di kamar terjamin karena kamar memiliki pintu dan kunci
·
Tidak mempunyai
hewan peliharaan
·
Keluarga mengatakan
bahwa merasa aman tinggal didalam rumah dan dapat melakukan kegiatan dengan
leluasa
·
Anggota keluarga
mengatakan bahwa dapat melakukan aktivitas dengan leluasa dan tidak merasa
terganggu orang dari luar
·
Rumah relatif aman dari
resiko kecelakaan karena berada di desa, pintu kuat dan jalan didepan rumah
jarang dilalui kendaraan besar sehingga resiko kecelakaan kecil
·
Sampah rumah tangga
dibuang dan di bakar di belakang rumah setiap harinya.
·
Anggota keluarga merasa
kurang puas dengan penataan rumah karena menginginkan rumah yang lebih bagus
lagi.
1. karakteristik
tetangga dan komunitas RW
Tetangga
sebelah kiri dan kanan rumah selalu memperhatikan apabila dalam keluarga ada
yang sakit.
2. Mobilitas
Geografis keluarga
Keluarga
adalah penduduk pendatang tetapi
saat ini sudah menetap di Ds.Lamuk,
Kaliwiro, Wonosobo .
3. Perkumpulan
keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Ibu
mengikuti PKK setiap hari minggu sore
4. System
pendukung keluarga
Saat
ini anggota keluarga dalam keadaan sehat jika sakit dan perlu biaya yang
dirasakan berat maka biasanya keluarga meminta bantuan kepada saudara atau
tetangga- tetangga dekat rumah.
E.
Struktur
keluarga
1. Pola
komunikasi keluarga
Pola
komunikasi keluarga dilakukan secara terbuka, bahasa yang digunakan dan dipakai
setiap hari adalah jawa, keluarga tidak memiliki kesulitan bahasa dalam
penerimaan pesan, frekwensi komunikasi dalam keluarga setiap hari dilakukan dan
selama ini tidak ada masalah dalam keluarga mengenai komunikasi.
2. Struktur
kekuatan keluarga
Pengendali
keluarga adalah Tn.K
sebagai penanggung jawab keluarga. Keputusan diambil oleh Tn.K setelah pengambilan
keputusan tidak ada permasalahan dalam anggota keluarga dan secara umum tidak
ada yang mendominasi kekuasaan, hanya struktur tertinggi di pegang oleh
penanggung jawab keluarga.
3. Struktur
peran
Peran
kepala keluarga mencari
nafkah, Ibu mertua Ny.M
yaitu menjadi PNS dan melaksanakan
pekerjaan rumah model peran yang dianut adalah sama-sama berperan dan selama
ini tidak terjadi konflik peran dikeluarga.
4. Nilai
atau norma keluarga
Norma
keluarga yang berkaitan dengan kesehatan adalah bila ada anggota keluarga yang
sakit periksa ketenaga kesehatan. Dalam kehidupan setiap hari keluarga
menjalani hidup berdasarkan tuntunan agama islam.
F.
Fungsi
keluarga
1. Fungsi
efektif
Sikap dan hubungan antar anggota
keluarga baik, dan menurut Tn.K
keluarga mengembangkan sikap saling menghargai.
2. Sosialisasi
Interaksi dalam keluarga baik dan
keluarga mendidik anak-anaknya dengan baik dengan cara merawat anak dan
memperhatikan kesehatan anak serta dikenakan pakaian rapi.
3. Fungsi
perawatan kesehatan
a. Kemampuan
mengenal masaalah keluarga sudah mengenali sakit anaknya
b. Kemapuan
keluarga mengambil keputusan, apabila ada permasalahan kesehatan keluarga
merundingkan secara bersama-sama.
c. Kemampuan
keluarga merawat anggota keluarga yang sakit, sesuai dengan anjuran petugas
kesehatan
d. Kemampuan
keluatga memelihara lingkuangan rumah, keluarga mengetahui pentingnya
kebersihan lingkungan .
e. Kemampuan
keluarga menggunakan fasilitas kesehatan, bila sakit periksa ketenaga
kesehatan.
4. Fungsi
Ekonomi
Jumlah anak satu orang yaitu
wanita. Ibu tidak menggunakan KB dan saat ini sedang hamil.
5. Fungsi
Ekonomi
Keluarga dapat memenuhi kebutuhan
sehari-hari
G.
Stress dan Koping
1. Stressor
jangka pendek dan panjang
Ibu mengatakan tidak ada masalah
yang berat selama ini
2. Kemapuan
keluarga merespon terhadap situasi atau stressor
Ibu mengatakan ketika keluarga ada
yang sakit atau masalah kesehatan, langsung secepatnya dibawa ke dokter atau ke
bidan.
3. Strategi
koping yang digunakan
Ibu mengatan ketika anggota
keluarga ada masalah selalu di bicarakan bersama keluarga untuk di
musyawarahkan.
4. Strategi
adaptasi disfungsional
Ny.M mengatakan kalau ada masalah berat
sering pusing, dan kadang-kadang menangis, tetapi kalau masalah sudah di
bicarakan bersama biasanya Ny.M
merasa lebih tenang kembali
H.
Pemeriksaan
Fisik
1. Identitas
Nama : Ny.M
Umur : 24
tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan :IRT
2. Keluhan
atau riwayat penyakit saat ini
Ny. M mengatakan saat ini tidak sedang
menderita penyakit menurun seperti Hipertensi, DM, asma dll, dan tidak sedang
menderita penyakit menular seperti HIV/AIDS, TBC, hepatitis dll.
3. Riwayat
penyakit sebelumnya
Ny. M
mengatan sebelumnya tidak pernah menderita penyakit menurun seperti Hipertensi,
DM, asma dll, dan tidak sedang menderita penyakit menular seperti HIV/AIDS,
TBC, hepatitis dll.
4. Tanda-tanda
Vital
a. Keadaan
umum : baik
b. Kesadaran : composmentis
c. TD : 120/80 mmHg
d. N : 82 x/m
e. S : 36,5°C
f. RR : 22 x/m
g. BB : 58 Kg
h. TB : 159 cm
i.
LILA : 26 cm
5. Status
person
a. Kepala
: Mesochepal, bersih, simetris
tidak ada rambut rontok
b. Muka
: simetris, tidak oedem,
tidak pucat
c. Mata
: simetris, bersih,
konjungtiva tidak anemis, sclera putih
d. Hidung
: simetris, bersih, tidak ada
pembesaran polip
e. Kuping
: simetris, bersih, tidak ada
serumen
f. Mulut
: simetris, bersih, tidak ada
sariawan, tidak ada karies gigi
g. Leher
: simetris, tidak ada
pembesaran kelenjar limfe, dan vena jugularis
h. Dada
: simetris, tidak ada nyeri
tekan
i.
Ketiak : simetris tidak ada pembesaran
kelenjar limfe
j.
Abdomen : tidak ada luka bekas oprasi
k. Genetalia
: bersih, tidak oedem, tidak ada
flur albus dan tidak ada varises
l.
Estremitas : atas ( gerakan aktif, jari lengkap,
tidak odem, akral hangat )
Bawah (gerakan aktif, jari lengkap, tidak
odem, akral hangat )
m. Anus
: bersih, tidak ada hemoroid
n. Punggung
: bersih, tidak ada kelainan tulang
6. Status
Obstetric
A. Inspeksi
Eks atas : tidak terdapat luka bekas jahitan
Genetalia : bersih, tidak oedem, tidak ada flour albus dan tidak ada
varises
Mamae : simetris, membesar, putting susu menonjol, aerola
menghitam, kelenjar molin gomeri tampak jelas.
Abdomen : tidak ada strie
gravidarum
B. Palpasi
Mamae : tidak ada benjolan abnormal pada kedua mamae
Abdomen : teraba balottemen,
TFU 3 jari diatas simpisis
I.
Harapan Keluarga
1.
Terhadap Masalah Kesehatan
Keluarga Tn.K berharap pada keluarganya terhindar dari berbagai penyakit
dan masalah Ny.M mendapatkan asuhan yang sesuai.
2.
Terhadap Petugas Kesehatan Yang Ada
Keluarga Tn.K berharap petugas pelayanan kesehatan dapat memberikan
informasi tentang masalah kesehatan yang terjadi dalam anggota keluarga.
Analisa Data
|
No
|
Data
|
Penyebab
|
Masalah
|
|
1.
|
Ds :
Ny. M mengatakan
“ saya hamil dan saya
tidak KB sedangkan anak saya usianya masih kecil, masih membutuhkan kasih
saying saya”
Do :
Diagnose kebidanan
menunjukkan bahwa Ny.M mengalami kehamilan resti
|
·
Ny.M mengalami
kehamilan yang jaraknya terlalu dekat
|
·
Kurangnya pemahaman
Ny.M terhadap budaya kehamilan resti
|
|
2.
|
Ds :
Keluarga Ny.M
mengatakan bahwa ada anggota keluarga yang lansia
|
·
Kurangnya kemampuan
keluarga Tn.K dalam merawat anggota keluarga lansia
|
·
Kurangnya pemahaman
tentang merawat lansia pada Tn.K
|
Prioritas
Masalah
Diagnose : Lansia
|
No.
|
Kriteria
|
Skala
|
Bobot
|
Scoring
|
Pembenahan
|
|
1
|
Sifat
masalah skala ancaman kesehatan
|
2
|
1
|
2/3x1=
2/3
|
Bila
keadaan tersebut tidak segera diatasi akan membahayakan lansia yang tinggal
bersama tanpa pengawasan.
|
|
2
|
Kemungkinan
masalah dapat diubah skala : mudah
|
2
|
2
|
2/2x2
= 2
|
Penyediaan
sarana yang mudah dan mudah di dapat oleh kluarga
(
missal : sandal karet )
|
|
3
|
Potensial
maslah untuk dicegah skala : cukup
|
2
|
1
|
2/3x1=
2/3
|
Keluarga
mempunyai kesibukan yang cukup tinggi, tetapi merawat orang tua yang lelah
lansia merupakan penghormatan dan pengabdian anak yang perlu dilakukan.
|
|
4
|
Menonjolnya
masalah skala : masalah tidak dirasakan
|
0
|
1
|
0/2x1=0
|
Keluarga
merasa keadaan tersebut telah berlangsung lama dari tidak pernah ada kejadian
yang mengakibatkan lansia mengalami suatu cidera ( terjatuh ) dirumah akibat
lantai yang licin.
|
|
|
Total
|
|
|
2 4/3
|
|
Diagnosa : Kehamilan Resiko Tinggi
|
No
|
Kriteria
|
Skala
|
Bobot
|
Scoring
|
Pembenaran
|
|
1
|
Sifat masalah
Situasi kritis
Skala : kurang sehat
|
1
|
1
|
1/3x1=1/3
|
Bila keadaan tersebut
tidak segera ditangani akan membahayakan ibu hamil
|
|
2
|
Kemungkinan masalah
dapat di ubah
Skala : sebagian
|
1
|
2
|
1/2x2=1
|
Tidak ada kesadaran
dan cukup dana untuk memeriksakan dirinya ke pelayanan kesehatan
|
|
3
|
Potensial masalah
untuk dicegah
Skala : cukup
|
2
|
1
|
2/3x1=2/3
|
Ibu mempunyai
kebiasaan yang cukup tinggi tetapi memperhatikan kesehatan diri dan janin
|
|
4
|
Penonjolan masalah
skala : ada maslah tetapi tidak perlu segera di tangani
|
1
|
1
|
1/2x1=1/2
|
Ibu meraskan keadaan
tersebut telah berlangsung lama semenjak mengetahui bahwa dia hamil kejadian
yang mengakibatkan ibu hamil mengalami resiko tinggi ini dapat terjadi selama
hamil tua.
|
|
|
Total
|
|
|
3
|
|
Rencana
Asuhan Kebidanan Keluarga
|
No
|
Diagnose
|
Tujuan
|
Evaluasi
|
Intervensi
|
||||
|
Umum
|
Khusus
|
Kriterian
|
Standar
|
|
||||
|
1
|
Resti
ibu hamil pada Ny.M keluarga Tn.K
|
Setelah
dilakukan penyuluhan diharapkan Ny.M dapat mengerti tentang bahaya kehamilan
resti sehingga ibu bisa mengantisipasi jika ada masalah pada dirinya.
|
Setelah
dilakukan kunjungan 1 hari selama 1 jam diharapkan pasien dan keluarga mampu
memahami cirri-ciri resti dan mampu mengambil keputusan untuk berobat lebih
lanjut pada akhir pertemuan keluarga sepakat jika diadakan evaluasi
sewaktu-waktu
|
Ny.M
dan keluarga bisa memahami dan menerapkan penyuluhan yang diberikan oleh
tenaga kesehatan
|
Setelah
diberikan pendidikan kesehatan tentang resiko tinggi kehamilan diharapkan Ny.M
dan keluarga mampu menggerti tentang :
·
Pengertian resti ibu
hamil
·
Tanda dan gejala ibu
dengan resti
·
Cara antisipasi bila
mengalami resti
·
Menganjurkan untuk
periksa ketenaga kesehatan
|
Beri
penjelasan tentang :
·
Pengertian resti ibu
hamil
·
Member tahu Ny.M
tentang tanda dan gejala ibu hamil dengan resti yaitu : jarak kelahiran <
2 th, pernah SC, TD > 160/110, anemia dll.
·
Memberitahu Ny.M
tentang cara mengantisipasi jika mengalami kehamilan resti
·
Menganjurkan Ny.M
untuk periksa ke tenaga kesehatan selama hamil
|
||
|
|
|
pada
akhir pertemuan keluarga sepakat jika diadakan evaluasi sewaktu-waktu
|
Perilaku
Ny.M melaksanakan apa yang sudah di peroleh dari penyuluhan
|
|
· Memenuhi
anjuran untuk mengetahui tanda dan gejala ibu hamil dengan resiko tinggi dan
dapat mengantisipasi bila mengalami resiko tinggi.
· Menjaga
kebersihan lingkungan
|
·
Menjelaskan manfaat
evaluasi sewaktu-waktu
·
Menjelaskan bahwa
diskusi akan dilanjutkan jika hasil evaluasi tidak sesuai dengan keputusan
yang telah dibuat keluarga
·
Menanggapi pertanyaan
dengan sabar
·
Membimbing keluarga
Ny.M mengulang penjelasan yang telah diberikan.
|
||
CATATAN
ASUHAN KEBIDANAN KELUARGA
|
No
|
Diagnose kebidanan
|
Implementasi dan
evaluasi asuhan kebidanan keluarga
|
T.T/TGL/waktu
|
|
1
|
Resiko tinggi pada
Ny.M keluarga Tn. K
|
1. Menjelaskan
tentang resiko tinggi ibu hamil pada Ny.M dan keluarga
Resiko tinggi
ibu hamil
2. Menjelaskan
tanda dan gejala ibu hamil resti yaitu :
·
Jarak kelahiran <
2 tahun
·
Pernah SC
·
TD > 160/110 mmHg
·
Anemia dll
3. Menjelaskan
cara mengantisipasi bila mengalami resti
4. Menganjurkan
ibu untuk periksa ke tenaga kesehatan :
Menganjurkan
Ny.M untuk periksa ke tenaga kesehatan selama hamil baik de polindes,
puskesmas ataupun ke fasilitas kesehatan lainnya
|
|
|
|
|
Evaluasi :
1. Keluarga
mengetahui tentang resiko tinggi ibu hamil
2. Keluarga
mengerti tentang tanda dan gejala pada ibu hamil resti
3. Ibu
mengetahui cara mengantisipasi bila mengalami resti
4. Ibu
bersedia ke tenaga kesehatan terdekat apa bila mengalami tanda-tanda resti.
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar